• slide 1

    Dedi Padiku 1

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum....

  • slide 2

    Dedi Padiku 2

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum....

  • slide 3

    Dedi Padiku 3

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum....

  • slide 4

    Dedi Padiku 4

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum....

  • slide 5

    Dedi Padiku 5

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum....

  • slide 6

    Dedi Padiku 6

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum....

  • slide nav 1

    Dedi Padiku 1

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum ...
  • slide nav 2

    Dedi Padiku 2

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum ...
  • slide nav 3

    Dedi Padiku 3

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum ...
  • slide nav 4

    Dedi Padiku 4

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum ...
  • slide nav 5

    Dedi Padiku 5

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum ...
  • slide nav 6

    Dedi Padiku 6

    Foto ini saat pertamakalinya saya tampil di depan umum ...

3 Raksasa Internet Buru Predator Seks

Diposting oleh Dedi Padiku

Jakarta - Aksi para predator seks yang berkeliaran di internet membuat gerah tiga raksasa internet, AOL, Yahoo, dan Google. Ketiganya sepakat bergotong royong untuk memburu para predator seks.

Ketiga raksasa internet ini bekerja sama dengan Kejaksaan Agung New York untuk mengidentifikasi para predator seks yang banyak nongkrong di situs jejaring sosial, kemudian mendepaknya dari situs tersebut.



Dalam perburuannya, raksasa-raksasa internet ini akan menelusuri jutaan anggota di database 13 situs jejaring sosial, yakni Orkut.com milik Google, Flickr.com milik Yahoo, serta Classmates.com, Flixster.com, Bebo.com, Stickam.com, BlackPlanet.com, Fotolog.com, Hi5.com, MyLife.com, Multiply.com, Tagged.com dan Imeem.com milik AOL. 

"Ketika suatu situs jejaring sosial menanjak popularitasnya dan menarik banyak kaum muda, para predator ini juga tertarik untuk memangsa kaum muda tersebut. Ini menjadi tantangan besar bagi aparat penegak hukum," ujar Andrew Cuomo, Jaksa Agung New York, seperti dilansir ABCNews dan dikutip detikINET, Selasa (15/12/2009).

Sebelumnya, situs jejaring sosial MySpace dan Facebook pun telah menjalin kerjasama dengan pihak Kejaksaan Agung New York untuk memberantas predator seks. Sekitar 3.500 predator seks telah mereka enyahkan.

Namun, tidak semua situs jejaring sosial telah berpartisipasi dalam perburuan predator ini. Sebut saja Friendster misalnya. Situs jejaring sosial yang beranggotakan lebih dari 115 juta user ini belum angkat bicara soal keikutsertaannya dalam memberantas predator seks.

http://www.detikinet.com/read/2009/12/15/125035/1260370/398/3-raksasa-internet-buru-predator-seks

0 komentar :

Posting Komentar

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More
powered by Blogger Dedi Padiku